Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[No title]



MEMILIH ANTARA BERJUANG DAN KE IKHLASAN

Untuk merealisasikan masa depan yang cerah tidaklah mudah, perlu perjuangan yang berdarah-darah dan hati yang amat kukuh. Dan ini hanya bisa dikerjakan orang-orang yang mempunyai mental baja, kebanyakan orang sukses berkata "kami seperti bukan karena takdir tapi karena perjuangan kami yang begitu keras''.

terkadang banyak orang yang berhenti di tengah jalan ketika berjuang, karena menganggap perjuangannya sia-sia. berjuang menuju kesuksesan itu tidak cukup sekali dua kali. akan tetapi butuh berkali-kali sehingga sampai di puncak kesuksesan.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alihi wa sallam telah bersabda,”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian”.
Dalam mendefinisikan ikhlas, para ulama berbeda redaksi dalam menggambarkanya. Ada yang berpendapat, ikhlas adalah memurnikan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ada pula yang berpendapat, ikhlas adalah mengesakan Allah dalam beribadah kepadaNya. 
ikhlas bukan suatu hal yang mudah, butuh tujuan dari hati nurani. mulut bisa berkata ikhlas akan tetapi belum tentu hati bisa merasa ikhlas. 

betapa indahnya jika sebuah perjuangan di barengi dengan hati yang ikhlas. niscaya tuhan pasti akan mengabulkan dan memberikan keberkahan terhadap apa yang kita lakukan.

diarysubuh.

Post a Comment for " "